Testimoni Anak-anak Program Tiga Serangkai

  • 0
nsc2

Testimoni Anak-anak Program Tiga Serangkai

nsc2

9 Anak Ini Berhasil Mendapatkan kesempatan untuk Mendapatkan Program Pendidikan kerja sama Edukarir dan YWSN, Apa Pendapat Mereka Tentang Laporan Edukarir?

 

 

Arnoldus Jansen Bella

Arnoldus Jansen Bella

Arnoldus Jansen Bella – Akuntansi – Universitas Widyatama Bandung (Dari SMAN Semau Selatan)

Setelah membaca hasil tes karir, saya baru menyadari kelebihan dan kekurangan yang saya miliki, walaupun saat ini aku tidak tahu masa depanku seperti apa, tapi aku bisa melihat bahwa masa depanku terasa lebih baik

 

 

 

 

Syariv Vudin Lapa – Manajemen – Universitas Widyatama Bandung (Dari SMAN Semau Selatan)

syariv-vudin-lapa

Syariv Vudin Lapa

Setelah membaca laporan itu, saya menjadi lebih mengerti tentang diriku, jika aku tidak mengikuti tes edu karir, saya mungkin tidak akan tahu tentang sifatku

 

 

 

 

 

 

 

agnes-bissilisin

Agnes Bissilisin

Agnes Bissilisin – Manajemen – Universitas Widyatama Bandung, 19 tahun (Dari SMAN Semau Selatan)

Yang saya dapatkan adalah saya dapat menentukan jati diri saya, membantu saya menentukan lingkungan yang sya sukai, menentukan atau meilih jurusan yang sesuai, menentukan langkah hidup saya kedepannya, dapat mengetahui kelebihan dan kelemahan saya.

 

 

 

nanda-maya

Nanda Maya

Nanda Maya Psikologi – Universitas Pendidikan Indonesia, (dari SMA Diponegoro)

Yang dirasakan awalnya jelas bingung. Tapi lambat laun paham dari tiap tes dan hasilnya. Setelahnya, saya merasa tidak menyesal pernah mengikuti tes ini. Yang mungkin terjadi adalah saya mungkin tidak akan pernah tahu dan sadar apa sebenarnya kekurangan dan kelebihan saya. Berkat tes tersebut, terpaparkan hasil yang unexpected tapi akurat.

 


Leave a Reply

Testimonials

Setelah mendapatkan hasil tes saya ketika saya kuliah tahun 2012, saya merasa mungkin bisa berubah. Waktu itu saya sudah terlanjur masuk fakultas ekonomi, dan saya menepis hasil tes saya yang menyarankan saya untuk bekerja di bidang sosial. Setelah bekerja selama 4 tahun, baru terasa dampak salah pilih karir dan saya tidak menikmati pekerjaan saya, rasanya monoton dan seperti terjebak. Mudah-mudahan saya mendapatkan kesempatan lagi untuk pindah profesi.
DartaAlumni Universitas Indonesia